Panduan & Langkah Dalam Cara Merawat Laboratorium Komputer

no featured image found

Bila atau notebook yang setiap hari kita pakai juga memerlukan perawatan supaya tak lemot dan tidak rusak. Cara merawat komputer ini dapat dibilang sulit-sulit gampang, karena selain butuh kedisiplinan, juga sepatutnya melawan rasa malas.

Seandainya yang lemot lazimnya ada dilema pada softwarenya, tapi tak menutup kemungkinan pada hardware nya juga.

Aku kita tak rajin melaksanakan perawatan kepada hardware dan software, karenanya komputer kita dapat mengalami kerusakan.

Setelah sendiri pernah mengalami kerusakan komputer restart sendiri. Cara saya cek dengan seksama, terbukti RAM yang saya pakai kuningan nya telah dekil. Jadi, saya mencoba membersihkannya dengan penghapus karet. Dan kemudian aku pasang lagi pada soketnya, kesudahannya komputer saya telah normal kembali. Nah, inilah kenapa aku memberi anjuran anda untuk merawat komputer yang anda miliki agar tak rusak dan lemot.

Hasil gambar untuk panduan langkah merawat komputer

Inilah 10 Cara Merawat Kalau Lemot dan Rusak

10 kiat merawat komputer ini menurut pengalaman pribadi dan beberapa sumber yang saya baca dan aku kaprah ini masih berkhasiat sekali. Berikut review kiat dan caranya :

  1. Gunakanlah stabilizer dan UPS agar tegangan listrik stabil. Tegangan listrik yang tinggi dapat merusak perangkat keras komputer misalnya power supply.
  2. Jangan mematikan komputer dengan mencabut langsung colokan pada saat komputer sedang beroperasi. Matikan komputer sesuai dengan aturannya yakni klik start- shutdown- lalu tunggu komputer Sampai benar-benar Mati- kemudian Anda bisa mencabut colokan komputer.
  3. Hindari komputer dari sengatan matahari langsung.
  4. Hindari menaruh benda cair dekat dengan komputer.
  5. Hindari benda yang memiliki sifat magnet dekat dengan komputer, karena bisa merusak monitor dan perangkat keras CPU
  6. Bersihkan CPU dan perangkat keras lainnya secara berkala memakai kain halus, kuas cat kecil dan alat penyemprot udara. Misalnya power supply, heatsink, cool fan, RAM, dan motherboard.
  7. Gunakan antivirus lokal  dan lakukan scanning secara berkala pada setiap drive komputer, misalnya setiap 1 minggu sekali.
  8. Lakukan pengecekan data secara berkala baik itu menghapus atau membackup data untuk mengantisipasi kelebihan kapasitas pada setiap Drive komputer. Jika ada drive komputer yang hampir penuh, maka komputer jadi lemot.
  9. Gunakan aplikasi yang hanya diperlukan dalam membantu pekerjaan Anda. Uninstall aplikasi yang tidak diperlukan untuk meringankan beban memori RAM anda.
  10. Agar komputer awet, tidak lemot dan tidak mudah rusak, saya sendiri menggunakan Deep Freeze. Jadi, setelah saya instal semua aplikasi yang saya perlukan, kemudian menjalankan aplikasi Deep Freeze, dan melakukan frozen pada drive C.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *